Jumat, 08 Mei 2009

Golak & Gembus, jajanan kelangenan khas Karanganyar-an

Golak & Gembus(Enggeng) adalah jajanan khas dari Karanganyar, Kebumen, Gombong, Cilacap, Banyumas dan sekitar. Biasanya jajanan ini dijual manakala ada pertunjukan rakyat seperti ada yang nanggap Kuda Lumping dan Wayang. Dengan demikian, memang susah mencari jajanan ini pada hari-hari biasa.


Sebagai informasi, ada penjual Golak & Gembus yang biasa mangkal sore-sore di pojok selatan alun-alun Karanganyar dekat warung Bakso Pak Cipto (lihat foto diatas, oleh Bpk. Marsikin).


Perbedaan antara Golak & Gembus adalah berdasarkan bentuknya. Golak dibentuk seperti angka delapan "8" besar-besar (lebih besar dari lanting), sedangkan Gembus dibentuk huruf nol "O". Kedua-duanya digoreng dengan minyak kelapa, dan enak dimakan sewaktu jajanan tersebut masih fresh dan hangat.


Bagaimana dara membuat Gembus & Golak? Bahan utama untuk membuat Golak & Gembus adalah ketela pohon / singkong. Untuk itu perlu dipilih singkong yang bagus dan tidak mengandung racun, karena ada beberapa jenis singkong yang mengandung racun. Singkong dikuliti dan direndah terlebih dahulu untuk membuang racun atau zat yang tidak diinginkan, dan dijemur. Kemudian singkong diparut kasar, kemudian dicampur sedikit air, ditambah bumbu, dan diaduk-aduk kental seperti lempung. Selanjutnya dibentuk menjadi Golak & Gembus dan digoreng dengan minyak kelapa.


Anak-anak jaman sekarang lebih menyukai jajanan pabrik seperti ciki, wafer, roti dan lain-lain, sehingga mereka tidak mengenal Golak & Gembus. Apakah jajanan khas ini akan semakin langka dan sulit didapat, hanya waktu yang bisa menjawabnya. [sent via gmail]

9 komentar:

  1. apa maning nek ana wayang kulit semalam sunthuk, jan bakul golak pating ntrentep ... nek ora biasane pada dodol nang ngarep pasar Tumenggungan, saiki paling nek pas ana ya mukur siji sing dodol.
    apa sing tuku wis ora ana apa ya, dadi bakule ya ngelongi?

    BalasHapus
  2. sing dodol gembu kuwe nang alun-alun karanganyar sebelah kidul wiwit jam 12 awan nganti wengi

    BalasHapus
  3. alun alun karang anyar sih sebelah ngendi???ujarku lah ora ana ya...

    BalasHapus
  4. alun-alun sebela kidul, ngarep bakso pak cipto, goleti bae

    BalasHapus
    Balasan
    1. wowok (rantau yg kangen Golak)28 Januari 2012 11.58

      sak jane nek poles karo di inovasi dadi macem2 rasa kayak klanting rasa keju, pedas dll aku yakin GOLAK tetep eksist

      Hapus
  5. www.investasibca.com/?id=cevin

    BalasHapus
  6. Sedulur saya mau minta ijin menyontek tentang artikel ini mau saya posting di blog saya... kalo ada waktu silahkan kunjungi blog saya di agusbocahnakal.wordpress.com untuk saling saring sesama keturunan asli kebumen dan demi memperkenalkan KEBUMEN ke mata dunia, terima kasih

    BalasHapus
  7. Susah juga ya kang nggawene, padahal pingin nyoba nggawe nang Jakarta kene.. Ooohhh... gembus-gembus... jan kangen temenan nyong...

    BalasHapus