Sabtu, 19 September 2009

Tips Mudik

M U D I K

Anda tinggal dirantau dan ingin mudik lebaran ke Karanganyar? Berikut ini adalah tips mudik bagi yang ingin berlebaran di kampung halaman.

Cara Mudik
Transportasi mudik ke kampung halaman bisa dilakukan dengan menggunakan angkutan umum (kereta api dan bus), menggunakan kendaraan pribadi (motor dan mobil), mencarter kendaraan umum (bis, minibus), atau naik pesawat.

Tips bagi pemudik menggunakan kendaraan umum (bis dan kereta)
Sebagian besar pemudik akan menggunakan bis dan kereta api untuk mudik sehingga dipastikan pada pada hari H-7 sampai H+7 akan berdesak-desakan. Tips untuk anda :
1. Bookinglah tiket bis / kereta jauh-jauh hari.
2. Bis / kereta ekonomi tidak bisa booking, pembelian pada saat keberangkatan.
3. Bawalah barang seperlunya saja : tas, kardus, baju, oleh-oleh secukupnya.
4. Jangan pakai perhiasan yang mencolok, lepas dan masukkan ke tas.
5. Bawalah bekal makanan dan minuman secukupnya.
6. Makanlah banyak-banyak agar kuat berdiri jika tak dapat tempat duduk.
7. Kalau naik kereta, jangan naik di atap gerbong / sambungan.
8.
Belajar menahan kencing minimal 7 jam, karena bis ekonomi tidak ada toilet.
9. Jika naik bis, setiap bis berhenti di restoran (turunlah untuk makan & ke toilet).
10. Bawa koran bekas, lumayan buat duduk di lantai kereta / bus.
11. Pemudik biasanya capek, sehingga emosi cepat naik, jaga emosi jangan berkelahi.
12. Hati-hati copet, terutama jika naik kereta api ekonomi / bisnis.
13. Bis tujuan Karanganyar Sinar Jaya, Sumber Alam, Damri, dsb.
14. Naik bis dari terminal Pulogadung, Rawamangun, dll.
15. Naik kereta ekonomi dari Senen, bisnis & eksekutif dari Gambir.
16. Naik kereta eksekutif dari Gambir, turun di Purwokerto atau Kutoarjo.
17. Berangkat sore hari mungkin lebih nyaman karena tidak panas.
18. Jangan lupa berdo'a sebelum berangkat.


Tips bagi pemudik menggunakan kendaraan pribadi (motor dan mobil)
Sebagian besar pemudik yang menggunakan motor dan mobil akan mudik pada hari H-7 sampai H+7, sehingga jalan raya akan padat.
Tips untuk anda :
1. Jika anda membawa anak kecil, jangan mudik dengan motor, lebih aman mudik dengan kereta api /bus.
2. Service motor / mobil anda : ban baru, rem, tune up mesin, AC, ganti oli,dll.
3. Lengkapi motor anda : helm dan jacket.
4. Lengkapi mobil anda dengan, safety belt, senter, peralatan mobil standar seperti kunci roda, dongkrak, segitiga pengaman, kotak obat PPPK, tali, sekering, obeng, dsb.
5. Pastikan anda membawa SIM dan STNK yang masih berlaku.
6. Muatilah kendaraan anda jangan sampai overweight dengan barang, orang dan oleh-oleh.
7. Berdoa'lah sebelum berangkat.
8. Tidak usah mengebut dijalan, kecepatan sedang, utamakan keselamatan.
9. Sediakan uang recehan Rp.500, Rp.1000 & Rp. 2000 untuk antisipasi adanya jaring pengaman (pembangunan tempat ibadat dll) dan orang minta-minta di sepanjang jalan raya, uang parkir, uang cuci kendaraan, pengemis, pengamen, pemalak, dll.
10. Bawa makanan kecil dan minuman.
11. Sabar jika terjadi kemacetan, tetap konsisten gunakan lajur kiri. Jangan sekali-kali menggunakan lajur kanan jika terjadi kemacetan, karena hanya akan menambah parahnya kemacetan.
12. Segera pilih jalur alternatif jika terjadi kemacetan.
13. Jika lelah / mengantuk, segera hentikan motor / mobil anda dan beristirahatlah. Jangan menyetir motor/mobil saat mengantuk karena makin cepat jalan ke kuburan.
14. Warung makan / restoran tersedia 24 jam sepanjang perjalanan.
15. Bengkel siaga tersedia selama 24 jam pada hari H-7 dan H+7.
16. Pos polisi simpatik siaga selama 24 jam.

Rute Jalur Pantura :
a). Keluar jakarta lewat tol Cawang-Cikampek. Terdapat beberapa tempat peristirahatan / toilet / warung dan stasiun pompa bensin. Mengendarai mobil lewat jalan tol sangat lelah dan dibutuhkan ekstra hati-hati, sehingga beristirahatlah sejenak.
b). Keluar tol Cikampek bisa lewat Pintu Tol Karawang timur / Cikampek barat - Pasar Cikampek - Pantura (untuk menghindari antrean macet bayar tol) atau melalui pertigaan Jomin / Cikopo - Cikampek - Pantura. Perhatikan aturan jalan mana yang boleh ditempuh oleh Polisi. Kalau ingin lewat selatan bisa melalui tol Cipularang.
c). Sekeluar Cikampek akan masuk jalur Pantura atau jalur Tengkorak yang akan anda lewati hingga kota Cirebon. Disebut jalur tengkorak karena tiap hari ada yang mati karena kecelakaan dan lajur pemisah jalan tidak ada. Jalur tersebut meliputi Cikampek - Pamanukan - Lohbener - Cirebon. Jalur ini rawan macet total pada saat lebaran, bersiap-siaplah menghadapi kemacetan. TETAP GUNAKAN LAJUR KIRI ANDA, JANGAN MENGGUNAKAN LAJUR KANAN (ARAH BERLAWANAN).
d). Di jalur ini banyak tersedia rumah makan, pompa bensin, dan mesjid.
e). Sesampai di Lohbener anda dapat melewat jalur Indramayu - Karangampel - Cirebon - Losari (jalan bagus dan relatif sepi dari macet) atau melalui Lohbener - Jatibarang - Palimanan - Jalan Tol Kanci - Losari (relatif lebih macet).

f). Sampai di Losari (perbatasan) teruskan perjalanan ke arah Brebes, arahkan ke jalan pintas ke selatan (arah Purwokerto) melalui Ketanggungan - Margasari terus ke Bumiayu hingga ke Ajibarang - Wangon. Pasar Bumiayu rawan macet.
g). Teruskan perjalanan anda melalui Buntu - Sumpyuh - Gombong dan sampailah ke Karanganyar. Istirahatlah yang cukup setelah anda sampai kampung.

Rute jalur selatan :
a). Bila menggunakan tol Cipularang langsung ke tol Kanci - Cileunyi.
b).
Bila keluar pintu Cikampek pertigaan Jomin/Cikopo anda harus menuju arah Purwakarta.
c). Arah Purwakarta - Plered - Padalarang jalan menanjak dan berlika-liku. Waspadalah jika hujan.
d). Keluar Padalarang langsung masuk jalan Tol Padalarang - Cileunyi. Berhentilah sejenak diujung jalan tol Cileunyi, belilah tahu goreng Sumedang.
e). Keluar Tol Cileunyi anda langsung menuju arah ke Nagrek.Daerah ini adalah rawan macet karena jalan sempit dan tanjakan, turunan dan longsoran.
f). Teruskan perjalanan anda ke Malangbong - Ciawi - Tasikmalaya (tidak usah masuk kota)
g). Sebelum masuk kota Tasik, sebelum jalan layang langsung belok kiri ke arah Ciamis.
h). Teruskan ke Banjar - Perbatasan - Majenang - Wangon.
i). Sepanjang jalur selatan rawan longsor dan jalan berlika-liku. Tetapi pemandangan lebih bagus jika lewat jalur selatan.
j). Dari Wangon teruskan perjalanan ke Buntu, Sumpyuh, Gombong dan Karanganyar.


Tips pemudik yang menggunakan kendaraan carteran
1. Carterlah mobil yang bagus kondisinya serta lengkap peralatannya.
2. Carilah sopir yang berpengalaman dan hati-hati, bukan ugal-ugalan.
3. Suruh sopir jalan sedang, jangan ngebut.
4. Jika anda penjual jamu, mie rebus, karyawan perusahaan tertentu, biasanya disediakan bis untuk mudik rame-rame oleh perusahaan tersebut.

Tips pemudik yang menggunakan pesawat
Untuk saat ini belum ada pesawat jurusan Jakarta - Kebumen, kecuali punya pesawat helikopter pribadi bisa ndarat di alun-alun Karanganyar.
Kalau pingin naik pesawat ya pilih tujuan Jakarta - Jogja, misalnya mau pakai Garuda, Lion, Merpati, tarifnya ya sekitar Rp. 800.000. Anda harus booking jauh-jauh hari, baik one way atau PP.
Nah begitu sampai Jogja, teruskan perjalanan ke Karanganyar. Di airport Jogja banya taksi argo yang mau disewa hingga ke Kebumen, tinggal nego harganya ya.

CARA AMAN BAWA UANG :
Jangan bawa uang cash dalam jumlah banyak, karena rawan hilang dicopet, jatuh, dan sebagainya. Cukup aman bawa ATM, karen tersedia ATM sejumlah bank seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Lippo, dsb. Hanya anda harus sabar ngantri didepan ATM karena biasanya antreannya panjang.
Kalau membawa buku tabungan kurang berguna, biasanya pada saat lebaran bank juga tutup, kecuali anda libur panjang.

SELAMAT MUDIK DAN BERLEBARAN DI KAMPUNG.

3 komentar:

  1. mbok para perantauan bodo menko pada kumpul yak...
    bahas gmn carane karanganayar bisa makin maju

    BalasHapus
  2. ya nek garep kumpul-kumpul kudu ana sing ngoordinir.

    BalasHapus
  3. trims infonya...asyik juga ya tipsnya canggih lho. salam dari Jakarta.

    BalasHapus